Tips Menjaga Keamanan yang Nyaman di Lingkungan Kos-Kosan

Salah satu elemen penting dalam bisnis kos-kosan adalah keamanan. Ya, jaminan lingkungan yang aman akan memuat penghuni alias anak kos lebih tenang dalam menjalani kehidupan sehari – hari di kos-kosan.

Namun acapkali pengetatan keamanan, justru mengurangi kenyamanan bagi anak kos. Sehingga mereka merasa terlalu dibatasi dan tidak diberikan ruang berekspresi.

Sehingga dalam menerapkan regulasi keamanan kita juga tetap perlu memperhatikan kenyamanan dan privasi para penghuni kos yang notabene dalam segi bisnis merupakan konsumen yang memang harus kita berikan pelayanan terbaik.

Lalu seperti apa cara menciptakan lingkungan kos yang aman namun tetap nyaman? Berikut tips nya dari Cokro, yang dilansir dari berbagai sumber:

  1. Menetapkan aturan dan regulasi keamanan

Langkah pertama yang harus anda lakukan adalah membuat, serta menerapkan regulasi standar keamanan di lingkungan kos.

Anda perlu menetapkan regulasi standar bagi anak  – anak kos, untuk bisa menjaga lingkungan di kosan selalu kondusif.

Mulai dari aturan jam malam, aturan pembawaan kunci, aturan kebersihan, dan penggunaan fasilitas bersama, seperti dapur dan kamar mandi, serta juga bagaimana menata kendaraan bermotor di garasi.

Aturan yang ada harus bisa ditegakkan secara tegas dan ideal. Sebagai langkah awal mencegah terjadinya konflik di internal lingkungan kosan.

2. Memasang CCTV secara tepat

Close Circuit Television (CCTV) kini jadi satu sistem keamanan berbasis teknologi yang sedang naik daun. Ya, karena CCTV sekarang juga bisa digunakan secara daring. Sehingga anda sebagai pemilik rumah kos bisa memantau situasi kapan saja dan dimana saja, melalui ponsel.

Namun ketika memasang CCTV anda juga harus memastikan titik – titik pemasangannya secara tepat. Jangan sampai terlalu banyak dan terlalu menganggu privasi anak kos. Karena justru bisa membuat mereka kurang nyaman, karena merasa terlalu diawasi. Apalagi kalau terlalu banyak, tentu biayanya juga makin membengkak.

Sehingga untuk CCTV anda perlu memasangnya di titik – titik vital yang kiranya rawan terjadi kerawanan dan gangguan keamanan.

3. Menunjuk penanggung jawab keamanan

Sebagai bentuk tanggung jawab keamanan internal, anda juga bisa menujuk salah satu anak kos, sebagai penanggung jawab keamanan atau juga bisa diistilahkan ketua kelas kalau di lembaga pendidikan.

Sistemnya bisa voting, penunjukan langsung, atau juga digilir. Dengan adanya penanggung jawab keamanan dari internal anak kos, mereka akan saling bisa mengingatkan dengan ideal.

4. Memanfaatkan teknologi informasi

Saran terakhir dari Cokro, adalah, anda bisa memanfaatkan teknologi informasi, seperti aplikasi, untuk juga bisa memberikan jaminan keamanan yang nyaman di lingkungan kos.

Seperti juga yang dihadirkan Cokro Host.  Dalam aplikasi Cokro Host, anda sebagai penyewa, akan bisa mendapatkan profiling lengkap calon penyewa kamar, sebelum memutuskan mereka bisa menyewa kamar atau tidak.

Sehingga anda akan secara dini bisa memfilter, mana calon penyewa yang bisa cocok atau tidak dengan situasi dan lingkungan bisnis kos anda.

Selain itu, detailnya gambaran lingkungan kos yang ditampilkan dalam aplikasi Cokro, juga membuat calon penyewa tidak perlu harus berkunjung ke kos-kosan hanya untuk sekedar melihat – lihat. Tentu ini akan membuat anda lebih tidak repot lagi, karena tidak perlu berkali – kali harus meluangkan waktu untuk menemami calon penyewa meninjau lokasi.

Leave a Comment