4 Tips Bagi UMKM Masuki Tahun 2021 Dengan Digital

Pandemi global Covid-19 membawa tren negative bagi iklim industri, khususnya industri kecil atau UMKM di Indonesia.

Seperti dilansir dari kompas.com, berdasar data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), 90 persen kegiatan UMKM dipastikan terganggu dengana danya pandemi Covid-19.

Data lain menyebutkan bahwa terjadi penurunan omset para pelaku UMKM hingga 72,6 persen, serta terjadinya hambatan penyaluran modal.

Meskipun begitu, ada sejumlah trik yang bisa dilakukan para pelaku usaha kecil, dalam menghadapi tahun 2021 mendatang, agar bisa bertahan dan berkembang.

  1. Meriset tren produk

Hal pertama yang bisa dipertahikan para pelaku bisnis kecil agar bisa terus bertahan, adalah dengan lebih sering melakukan riset dan mencari tahu apakah produk yang ditawarkan adalah produk yang diperlukan dan dicari orang banyak.

2. Optimalisasi sales channel di marketplace

Perbanyaklah sales channel (saluran penjualan) secara digital, yang sekarang sudah disediakan oleh banyak marketplace. Hal ini penting dilakukan, karena akan mampu menambah jangkauan promosi produk secara Cuma – Cuma.

Setelah punya banyak lapak di berbagai marketplace, anda juga perlu memaksimalkan gambar dan copywriting di masing – masing lapak, agar jualan anda bisa lebih menarik banyak orang.

3. Maksimalkan kreativitas pemasaran anda di media sosial

Media sosial seperti Instagram merupakan salah satu channel marketing yang baik dalam menajalankan bisnis daring. Karena, Instagram merupakan platform media sosial yang cukup populer sekarang ini.

Namun begitu.penggunaan platform ini tidak bisa sembarangan. Misalnya ketika anda membuat nama bisnis, harus sesuai dan unik agar bisa menarik perhatian dan mudah diingat.

Disamping juga, anda perlu melakukan riset konten yang akan dibuat, dan penggunaan tanda tagar yang tepat juga perlu. Karena tanda tagar merupakan saluran agar audiens bisa mengenal konten dan produk anda, tanpa harus memiliki banyak pengikut.

4. Menentukan strategi, sebelum akhirnya membuat website

Penggunaan website dalam pemasaran digital juga bisa jadi opsi terbaik. Hanya saja, memiliki website, bukan jaminan bahwa akan mampu melesatkan penjualan. Karena memang dipengaruhi banyak hal, misalmua kunjungan ke website yang masih sedikit.

Karenanya, disarankan, agar saat anda membuat website, bisa memperhatikan beberapa hal.

Seperti misalnya nama yang mudah diingat, memancing calon pengunjung untuk mau mampir ke situs dan juga bersedia memberikan data seperti email, nomor kontak, dll.

Leave a Comment