Bisakah Kos-Kosan Jadi Solusi Bisnis di Tengah Pandemi?

Cokro.com – Badai pandemi Covid-19 belum berakhir di Tanah Air. Banyak sektor bisnis yang harus berjuang keras untuk sekedar bisa bertahan, dan tidak jarang yang terpaksa harus gulung tikar.

Situasi serba sulit ini, para pengusaha mendapat tantangan untuk bisa memutar otak demi bisnisnya tetap bertahan dan eksis.

Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan oleh Indonesia Property Watch, sebanyak 47,4 persen generasi milenial memilih untuk tinggal di kos-kosan dikarenakan tingginya harga properti saat ini.

Hal tersebut tentu bisa dimanfaatkan oleh para pengusaha kos-kosan untuk berlomba-lomba membangun hunian yang nyaman demi menarik minat calon penyewa.

 Ternyata bisnis kos-kosan bisa menjadi bisnis menguntungkan juga lho asalkan tau tipsnya.

1. Bisnis kos-kosan bisa menjadi investasi bagi yang menginginkan passive income

Dari banyaknya bisnis properti yang tersedia, usaha kos-kosan menjadi salah satu bisnis yang diminati di masyarakat. Kos-kosan menjadi investasi populer bagi Mama yang menginginkan passiveincome.

Bisnis jenis ini memang diharuskan memiliki modal yang cukup besar terlebih dahulu. Tak hanya untuk bahan bangunan, tetapi juga penyediaan fasilitas di dalamnya seperti perabotan dan biaya pemeliharaan kebersihan.

Diluar sana, banyak properti yang disewakan. Namun sayangnya banyak pula penyewa yang mendapatkan hunian sewa tidak layak. Ketidaklayakan di sini tidak hanya terkait fasilitas atau perabotan yang disediakan saja.

Tetapi juga keseluruhan aspek yang tersedia, salah satunya yakni penyewa sering kali dipersulit dengan proses penyewaan. Hal ini tentu saja membebankan calon penyewa.

Dari sini, kamu bisa belajar mencoba menyediakan hunian yang memiliki keunggulan tersendiri dalam menarik minat calon penyewa. Contohnya seperti menerapkan proses penyewaan secara online atau menyediakan fasilitas dengan kualitas terbaik.

3. Pemilik kos-kosan dengan bisnis yang sukses telah melakukan hal ini

Sesungguhnya, bisnis kos-kosan tidak sepenuhnya bisa dikatakan sebagai bisnis yang 100 persen passive. Pasalnya, pemilik kos-kosan yang baik biasanya akan memaksimalkan nilai properti yang dimilikinya.

Untuk pemula, kalian bisa mengawalinya dengan meriset kebutuhan pasar terlebih dahulu mengenai hunian idaman yang sedang tren di jaman sekarang. Ini membantu untuk mengetahui tren pasar yang sedang berlaku. Contohnya seperti mendesain kos-kosan dengan konsep estetik atau instagramable.

Lalu, kamu juga perlu mengingat bahwa kepuasan penghuni sangatlah penting demi berkembangnya bisnis. Terapkan lah standar servis yang terbaik bagi penghuni.

Selain itu, buat lah identitas brand yang jelas dan aktif secara online. Dengan membedakan diri dari kompetitor lain serta aktif membangun nama brand khususnya di dunia online, akan menjadi keunggulan tersendiri bagi kos-kosan.

4. Perlunya perencanaan yang matang dalam mengelola bisnis kos-kosan

Bisnis kos-kosan bukanlah bisnis asal-asalan. Perlu perencanaan yang matang agar bisnis Mama bisa berjalan dengan baik. Bagi kamu yang memiliki properti namun masih ragu mengubahnya untuk menjadi bisnis kos-kosan

Leave a Comment