Ini Dia Kunci Sukses Bisnis Indekos, Kamu Sudah Tahu?

Cokro.com – usaha kos-kosan adalah salah satu cara untuk bisa memaksimalkan potensi dari asset property. Dari usaha tersebut pemilik property bisa mendapatkan pendapatan pasif yang konsisten dari para penyewa kamar.

 Bisnis indekos menjadi salah satu solusi untuk mengoptimalkan aset properti. Dari bisnis itu, pemilik properti bisa mendapatkan pendapatan pasif berulang dari para penyewa kamar. Selain mahasiswa, target pasar bisnis indekos juga bisa mengarah pegawai kantoran. Target pasar mungkin bisa disesuaikan dengan lokasi aset properti yang dimiliki.

Dikutip dari Bisnis.com, Bekti Raharjo, juragan indekos di Bantul, Yogyakarta, menceritakan, modal untuk berbisnis indekos tidak kecil. Dirinya harus menyiapkan tanah seukuran 100 meter persegi untuk membangun indekos  dengan 5 kamar dan sisanya untuk lahan parkir dan dapur.

 Harga tanah seluas 100 meter persegi itu senilai Rp700.000 per meter persegi pada 2014. Lalu, dia pun membangun bangunan kos dengan spesifikasi lima kamar itu senilai Rp130 juta pada tahun yang sama.

“Saya memilih bisnis indekos karena memiliki tanah di dekat kampus, biaya operasional pun terbilang murah, risiko rendah, dan harga properti cenderung naik,” ujarnya seperti dilansir dari Bisnis.com.

Bisnis indekos Bekti mulai beroperasi pada 2015. Tarif sewa kamar indekosnya sekitar Rp400.000 per bulan. Perbedaan harga tergantung tipe kamar yang dipilih, kamar mandi dalam atau kamar mandi luar. Rata-rata harga sewa indekosnya pun naik sebesar 25% menjadi Rp500.000 per bulan.

Lalu, biaya operasional indekos pun sudah dibayarkan oleh para penyewa. Total biaya listrik dan kebersihan sekitar Rp200.000 per bulan. Bekti mengenakan biaya listrik dan kebersihan kepada para penyewa sekitar Rp40.000 per orang.

Saat ini, keuntungan bersih Bekti dari bisnis indekos senilai Rp2,3 juta per bulan. Keuntungan itu menjadi pendapatan sampingan Bekti yang saat ini juga berprofesi sebagai supir taksi.

Namun, Bekti mengakui, dirinya belum balik modal untuk bisnis indekos yang dijalani sejak 2014. “

Tahun depan kayaknya baru bisa balik modal nih,” ujarnya.  

Sementara itu, Agung, pekerja swasta di Jakarta, juga menceritakan kalau bisnis indekos itu membutuhkan kesabaran. Dia memutuskan untuk masuk bisnis indekos karena ingin mengoptimalisasikan aset properti keluarga di kampung halamannya.

 “Ketimbang terbengkalai, mending dioptimalisasikan saja jadi indekos,” ujarnya.

Agung mulai membangun bisnis indekos sejak 2001 dengan modal Rp150 juta. Tahap pertama, dia membangun 12 kamar indekos di tanah seluas 1.500 meter dengan fasilitas kamar mandi dalam


Leave a Comment