Kerugian dan Tantangan Bisnis Kos-Kosan

Cokro.com – Disamping menghasilkan keuntungan yang bisa diperoleh dari menjalankan bisnis kos-kosan, ada pula beberapa kerugian yang perlu diantisipasi yakni sebagai berikut:

1 Modal Awalnya Besar

Tentunya Anda sudah mengetahui bahwa investasi atau bisnis properti memang umumnya memiliki modal awal yang besar. Hal ini disebabkan nilai atau biaya untuk membeli properti itu sendiri sudah tergolong besar.

Hal ini juga berlaku untuk bisnis rumah kost Anda, dimana modal awalnya bisa mencapai miliaran rupiah.

Modal tersebut digunakan untuk membeli rumah kost dan mengisinya dengan perabotan serta peralatan elektronik yang diperlukan oleh anak kost.

Karena alasan inilah, Anda perlu mempertimbangkan baik-baik kemampuan finansial Anda dan memikirkan pembiayaannya. Jangan sekali-kali terlalu memaksakan kemampuan finansial Anda karena risikonya terlalu besar. Alih-alih ingin untung, bisa saja Anda malah dililit utang yang tidak ada habisnya

Jika memungkinkan, Anda bisa memanfaatkan dana tunai sendiri untuk memulai bisnis ini. Namun jika tidak memungkinkan, Anda bisa memanfaatkan fasilitas pinjaman berupa KPR atau kredit pemilikan rumah dari bank.

Selain itu, ada juga pengusaha kost yang menghimpun modal dari keluarga dan teman dengan sistem bunga atau bagi hasil.

2 Penyewa yang Sembarangan

Tantangan kedua dari menjalankan bisnis rumah kost adalah terkadang penyewanya sembarangan. Karena anggapan mahasiswa/i akan rumah kost yang hanya akan ditinggali sementara, terkadang mereka tidak mengurus kamar kostnya layaknya milik sendiri.

Sebagai contoh adalah mereka bisa saja membiarkan listrik (lampu dan AC) dan air menyala seharian, mereka juga membuat keributan dengan sesama penghuni kost, membawa masuk teman lawan jenis ke dalam kamar, merusak fasilitas kost hingga menunggak pembayaran kost.

Nah, untuk mengantisipasi hal ini sebaiknya Anda sebagai pengusaha kost perlu membuat peraturan yang disepakati bersama dengan para penghuni kost.

Selain itu, diperlukan ketegasan dari pemilik kost apabila ada anak kost yang melanggar peraturan.

3 Kemungkinan Kekosongan

Kerugian terakhir yang dihadapi dalam menjalankan bisnis rumah kost adalah Anda perlu memperhitungkan kemungkinan adanya kekosongan pada jangka waktu yang tidak dapat ditentukan.

Jika rumah kost dibiarkan kosong tanpa adanya penyewa, Anda perlu mempertimbangkan tidak adanya penghasilan pasif selama properti kosong tersebut.

Jadi, keuntungan belum tentu dapat dihitung setahun penuh. Saat kosong, rumah kost Anda bukanlah aset melainkan hanya liabilitas (karena Anda terus membayar angsuran namun tidak ada pemasukan pasif, sehingga arus kas negatif).

Selain itu, jika dibiarkan kosong terlalu lama, rumah kost beserta berbagai isinya akan lebih mudah rusak, sehingga pengelolaan tetap diperlukan pada masa-masa kosong ini.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menyiasati kost yang sepi peminat, yaitu dengan meningkatkan kegiatan promosi, menurunkan harga sewa kost serta dengan memperbaiki dan menambah fasilitas.

Leave a Comment