Tips Dapetin Indekos yang Murah Tapi Gak Murahan

Cokro.com – Ngekos atau tinggal di kos memang tidak bisa dilepaskan dari mahasiswa yang tengah merantau dari kampung ke perguruan tinggi yang berada di luar kota. Indekos menjadi tempat tinggal sementera yang ditempati selama belajar di rantau.

Umumnya pembayaran sewa dilakukan setiap bulan. Selain dibayar bulanan, ada juga pemilik tempat tinggal yang menawarkan pembayaran tahunan dengan biaya akumulasi yang lebih hemat.

Selain seringnya dimanfaatkan mahasiswa, para pekerja kantoran di kota metropolitan pun kerap mengandalkan tempat tinggal indekos, terutama bagi yang masih hidup melajang.

Demi menghemat pengeluaran bulanan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut ini adalah beberapa tips mendapatkan kost dengan harga sewa murah.

1. Menyesuaikan dengan Bujet

Sebelum memilih tempat kos, pastikan dahulu bujet yang dimiliki. Semakin tinggi bujetnya tentu akan lebih mudah mendapatkan indekos yang nyaman.

Sebagai gambaran, harga sewa indekos di Jakarta rata-rata di kisaran Rp800 ribu sampai dengan Rp3 juta per bulan. Harga tersebut untuk kamar dengan luas 3×3, sudah tersedia kasur, ACWifi gratis, akses kunci 24 jam, dan kamar mandi di luar.

Lokasi juga sangat menentukan harga sewa indekos. Semakin mudah akses transportasinya dan semakin dekat lokasinya dengan kampus atau tempat kerja, tentu harganya pun akan semakin tinggi.

2. Survei Harga secara Online dan Offline

Setelah menentukan bujet, barulah survei secara online terlebih dahulu. Cari indekos yang menawarkan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya ada yang lebih nyaman dengan kamar mandi pribadi dan menghindari kamar mandi di luar kamar.

Pilih antara tiga hingga lima indekos sebagai kandidat utama. Kemudian lakukan survei langsung ke lokasi-lokasi tersebut. Umumnya di sekitarnya ada indekos lain yang tidak diiklankan secara online. Di sinilah kamu bisa mulai mencari secara offline berdasarkan lokasi terdekat dari tempat indekos yang sudah disurvei sebelumnya secara online.

Catat dalam buku atau ponsel kamu tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing indekos yang sudah dikunjungi sebagai bahan perbandingan.  

3. Andalkan Rekomendasi dari Teman

Jika kamu tidak mau repot mencari dan survei ke berbagai tempat yang berbeda, cara termudah adalah meminta rekomendasi dari teman atau senior di kampus yang sudah lebih dahulu mendapatkan indekos.

Cara ini akan memangkas tahapan sebelumnya. Namun, pastikan juga bahwa indekos yang direkomendasikan sesuai dengan bujet. Periksa juga apakah sudah sesuai kriteria indekos mahasiswa atau pekerja.

4. Cek Lingkungan Kosan

Agar bisa menghemat ongkos atau biaya transportasi, pilih kosan yang dekat dengan kampus atau tempat bekerja. Jika harus menggunakan angkutan umum, pilih yang aksesnya paling mudah. Jangan memilih indekos hanya karena murah saja, tetapi ternyata akses transportasinya sulit sehingga kamu harus mengeluarkan bujet lebih banyak.

Inilah fungsinya survei. kamu bisa mencoba sendiri berbagai moda transportasi umum dari tempat indekos ke kampus ataupun ke tempat kerja pada saat jam-jam sibuk sehingga kamu bisa memiliki perkiraan waktu tempuh yang ideal.   

5. Membandingkan Harga Indekos

Sebelum akhirnya kamu memilih kos, sebaiknya kamu bandingkan beberapa kos yang telah kamu pilih terlebih dahulu. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan, yaitu jarak ke kampus/kantor, fasilitas yang disediakan, dan luas kamar.

Dengan melakukan perbandingan, kamu bisa membuat pertimbangan dengan lebih tepat. Pilihlah yang paling sesuai dengan kebutuhan, bukan hanya melihat murah saja.

6. Jangan Menunda Keputusan

Saat mencari kosan jangan pernah menunda-nunda, kecuali jika kamu sudah memberikan uang muka. Setiap indekos pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bagi orang tua, biasanya lebih aman dan nyaman jika indekos dijaga oleh ibu kos. Dengan begitu mudah untuk mengawasi anak-anak di indekos.

Berbeda dengan para pekerja yang lebih dewasa dan punya kebebasan dalam memilih indekos. Rata-rata mereka memilih indekos yang tidak dijaga atau ditempati bersama ibu kos. Seorang pekerja biasanya memilih indekos yang memiliki akses pintu 24 jam tidak terbatas sehingga bisa kapan saja pulang tanpa harus mengganggu penjaga.

7. Pilih Sewa Bulanan atau Tahunan Sesuai Kebutuhan

Jika kamu baru pertama kali mengetahui daerah tertentu, lebih baik memilih sewa bulanan. Agar bisa menyesuaikan dahulu dengan lingkungan baru. Keuntungannya, saat merasa tidak cocok, kamu bisa pindah tanpa harus terbebani dengan pembayaran.

Lain halnya jika kamu sudah mengenal tempat kos dan lingkungannya serta sudah cocok dengan kebutuhan. Sebaiknya lakukan negosiasi dengan metode pembayaran tahunan untuk mendapatkan diskon. Umumnya dilihat dari total biaya sewa, sistem pembayaran tahunan akan jauh lebih murah dibandingkan dengan pembayaran bulanan.

Sebagai contoh kamu membayar biaya sewa kos Rp600 ribu per bulan, sementara biaya tahunan bisa saja cukup membayar dengan harga Rp6 juta. Artinya terdapat potongan pembayaran dua bulan. 

Keuntungan lain, dengan membayar sewa secara tahunan, kamu akan aman dari biaya kenaikan di tengah masa sewa. Namun, sistem pembayaran tahunan semacam ini harus dilunasi di muka. 

Leave a Comment